Kudapan Khas Jakarta Hasil Alkulturasi Budaya

Mengalami penjajahan lebih dari 350 tahun oleh beberapa negara berbeda, yakni Portugis, Inggris, Belanda, hingga Jepang, membuat Indonesia mengalami banyak alkulturasi budaya, mulai dari kebiasaan hingga bidang kuliner. Pengaruh dari negara-negara tersebut berhasil membuat negeri ini menciptakan sesuatu yang baru, khususnya makanan. Di artikel berikut ini akan membahas beberapa kudapan khas Jakarta yang merupakan hasil dari alkulturasi dengan budaya asing. Segera simak informasinya, yuk!


  1.    Kue Cubit vs Poffertjes

Siapa yang tidak kenal dengan kue cubit? Camilan mirip dengan kue pancong ini menjadi salah satu jajanan pasar yang paling digemari oleh semua orang. Tetapi, sejuta umat di Indonesia tidak banyak yang tahu bahwa kudapan khas Jakarta ini merupakan kuliner hasil alkulturasi dengan budaya lain, yakni Belanda. Sebenarnya, negeri kicir angina ini mememiliki kue sejenis yang berdama Poffertjes. Dari tampilannya pun sangat mirip dengan kue cibut asli Indonesia, bedanya kue ini menggunakan gula halus sebagai taburan di atasnya.


  1.    Egg Tart vs Pastel de nata

Apakah Anda pernah mencicipi atau bahkan membuat eeg tart? Bila belum mencobanya, mungkin Anda bisa mencoba egg tart Kampung Tugu yang berada di Jakarta Utara. Kudapan khas Jakarta ini memiliki rasa yang sangat gurih sekaligus manis. Meski menjadi makanan asli Jakarta, kue ini merupakan salah satu kuliner hasil alkulturasi dengan budaya Portugis. Di portugis, kue ini dikenal dengan nama Pastel de Nata. Bahkan, hal uni lain yang ada di kampung Tugu ini adalah Anda akan menemui orang-orang dengan nama yang identik dengan negara Portugis. Sungguh unik, kan?


  1.    Ketan Unti vs Arroz doce

Kuliner Indonesia dnegan bahan dasar ketan sudah bukan hal asing. Banyak sekali ragam olahan ketan yang menjadi makanan khas Indonesia, seperti lemper, tape ketan, uli, hingga ketan susu. Tetapi, kampung Koja memiliki olahan ketannya sendiri, yakni Ketan Unti. Seperti kedua makanan asal Jakarta sebelumnya, Ketan Unti merupakan kuliner hasil dari alkulturasi dua bodaya yang berbeda, yaitu budaya Indonesia dengan Portugis. Ketan Unti ini sendiri merupakan ketan yang ditaburi dengan irisan atau parutan gula merah yang manis. Biasanya, kudapan khas Jakarta ini disediakan dalam momen berduka. Sementara itu, orang Portugis mengenal kudapan ini dengan nama Arros Doce.

Kudapan Khas Jakarta Hasil Alkulturasi Budaya

Mengalami penjajahan lebih dari 350 tahun oleh beberapa negara berbeda, yakni Portugis, Inggris, Belanda, hingga Jepang, membuat Indonesia mengalami banyak alkulturasi budaya, mulai dari kebiasaan hingga bidang kuliner. Pengaruh dari negara-negara tersebut berhasil membuat negeri ini menciptakan sesuatu yang baru, khususnya makanan. Di artikel berikut ini akan membahas beberapa kudapan khas Jakarta yang merupakan hasil dari alkulturasi dengan budaya asing. Segera simak informasinya, yuk!

Kue Cubit vs Poffertjes

Siapa yang tidak kenal dengan kue cubit? Camilan mirip dengan kue pancong ini menjadi salah satu jajanan pasar yang paling digemari oleh semua orang. Tetapi, sejuta umat di Indonesia tidak banyak yang tahu bahwa kudapan khas Jakarta ini merupakan kuliner hasil alkulturasi dengan budaya lain, yakni Belanda. Sebenarnya, negeri kicir angina ini mememiliki kue sejenis yang berdama Poffertjes. Dari tampilannya pun sangat mirip dengan kue cibut asli Indonesia, bedanya kue ini menggunakan gula halus sebagai taburan di atasnya.

Egg Tart vs Pastel de nata

Apakah Anda pernah mencicipi atau bahkan membuat eeg tart? Bila belum mencobanya, mungkin Anda bisa mencoba egg tart Kampung Tugu yang berada di Jakarta Utara. Kudapan khas Jakarta ini memiliki rasa yang sangat gurih sekaligus manis. Meski menjadi makanan asli Jakarta, kue ini merupakan salah satu kuliner hasil alkulturasi dengan budaya Portugis. Di portugis, kue ini dikenal dengan nama Pastel de Nata. Bahkan, hal uni lain yang ada di kampung Tugu ini adalah Anda akan menemui orang-orang dengan nama yang identik dengan negara Portugis. Sungguh unik, kan?

Ketan Unti vs Arroz doce

Kuliner Indonesia dnegan bahan dasar ketan sudah bukan hal asing. Banyak sekali ragam olahan ketan yang menjadi makanan khas Indonesia, seperti lemper, tape ketan, uli, hingga ketan susu. Tetapi, kampung Koja memiliki olahan ketannya sendiri, yakni Ketan Unti. Seperti kedua makanan asal Jakarta sebelumnya, Ketan Unti merupakan kuliner hasil dari alkulturasi dua bodaya yang berbeda, yaitu budaya Indonesia dengan Portugis. Ketan Unti ini sendiri merupakan ketan yang ditaburi dengan irisan atau parutan gula merah yang manis. Biasanya, kudapan khas Jakarta ini disediakan dalam momen berduka. Sementara itu, orang Portugis mengenal kudapan ini dengan nama Arros Doce.

Inilah 4 Ragam Bubur Khas Indonesia Terunik

Ragam cita rasa nusantara tersebar hingga ke daerah terpencil di Indonesia. Mulai dari makanan berat yang penuh dengan berbagai bumbu, hingga makanan sederhana seperti bubur. Meski bubur bukan bukan hanya Anda di Indonesia, Indonesia memiliki bubur khasnya sendiri. Bubur khas Indonesia ini tersebar di berbagai daerah Indonesia, mulai dari Sabang hingga Marauke. Kudapan ini bukan sekadar beras yang dibuat buat cair, ragam bubur Indonesia juga memasukan sejumlah bubur ke dalamnya. Berikut ini beberapa bubur khas nusantara yang harus Anda coba.

Bubur Manado

Dari namanya saja Anda pasti sudah tahu daerah bubur ini berasal. Bubur yang dikenal dengan nama tinutuan ini terbuat dari labu kuning yang dicampur dengan beraneka raga sayuran, seperti daun singkong, kangkung, kemangi, bayam, dan juga jagung. Saat mencicipinya, Anda akan merasakan perpaduan rasa gurih dan juga sedikit pedas. Untuk menyantap salah satu bubur khas Indonesia ini, Anda bisa menambahkan lauk lain seperti perkedel nikel, ikan cakalang, atau sambal roa.

Bubur Ase

Siapa sangka jika suku Betawi di Jakarta memiliki bubur khasnya sendiri, yakni bubur ase. Bubur khas Indonesia ini terbuat dari beras biasa, tetapi warnanya berubah menjadi hitam setelah disiram dengan kuah pendampingnya, yaitu kuah semur Betawi. Selain irisan semur daging, kudapan ini juga disajikan dengan menambahkan tauge, kacang kedelai, dan juga kerupuk merah. Makanan lezat ini sudah sulit untuk ditemui, bahkan hampir punah. Mungkin Anda bisa membantu melestarikan bubur ini dengan cara membuat dan menjualnya.

Bubur Manggul

Bukan hanya Jakarta dan Manado saja yang memiliki buburnya sendiri, Madura juga memiliki olahan bubur khasnya sendiri, yaitu bubur manggul. Bubur khas Indonesia ini terbuat dari tepung beras yang diberi santan dan garam, sehingga menghasilkan cita rasa makanan yang sangat gurih. Sebagai tambahannya, bubur ini diberi irisan daun kemangi, sambal goreng udang, dan juga taburan seruneng atau kelapa sangrai yang dicampur dengan bumbu rempas khas tanah Madura.

 

3 Makanan Asal Papua Yang Perlu Anda Ketahui

Papua merupakan pulau paling timur di Indonesia. Meski menjadi pulau paling jauh, Papua memiliki keesksotikan dan daya tarinya tersendiri, mulai dari budaya, hingga pemandangan alamnya yang super indah, salah satunya Raja Ampat yang menjadi destinasi wisata populer saat ini. Lokasinya yang jauh dari pusat pemerintahan, membuat beragam kekayaan pulau ini tidak sepopuler daerah lain, salah satunya dalam hal kuliner. Dari sekian banyak makanan asal Papua, mungkin papeda adalah makanan yang paling populer. Padahal, masih banyak makanan yang sangat lezat dan wajib untuk dicoba. Inilah daftar makanan asal Papua yang harus Anda coba!

Kue lontar

Sebagian orang mungkin mengenal lontar sebagai nama buah yang biasanya dijual oleh pedagang gerobak. Namun, kue lontar yang dimaksud di sini sama sekali tidak mengandung buah tersebut. Salah satu makanan asal Papua ini memiliki bentuk yang mirip dengan pie susu Bali atau cheese tart yang sedang digandrungi saat ini. Bedanya, kue ini hanya terbuat dari olahan susu dan gula. Jadi, sebelum kue kekinian seperti tart itu populer, pulau asal Cendrawasih ini telah membuatnya lebih dulu.

Ikan bakar manokwari

Manokwari adalah ibu kota provinsi Papua Barat, yang terletak di pantau utara daerah kepala bruung pulau Papua. Daerah ini memiliki makanan kahs yang lezat dan wajib dicicipi, yakni ikan bakar Manokwari. Menu ini bisa Anda temukan di warung-warung atau rumah makan yang berada di pinggir jalan Papua. Makanan asal Papua ini memiliki cita rasa yang pedas khas sambal pulau Cendrawasih. Kudapan ini paling nikmat disantap dnegan nasih putih hangat dan juga sepiring sambal. Ingin mencobanya?

Sarang semut

Seperti namanya, makanan asal Papua ini memang mirip sekali dengan sarang semut yang berongga seperti terowongan. Meski seperti sarang semut, kudapan ini tidak benar-bernar terbuat dari sarang binatang berkoloni ini. Makanan unik ini teruat dari sebuah tanaman yang ada di sekitar tanah Papua. Bahkan, makanan ini dipercaya memiliki kandungan yang menyehatkan dan mampu megobati beberapa penyakit, salah satunya ialah mengikis sel kanker dan tumor.

Kuliner Lombok Yang Wajib Anda Cicipi

Selain Bali, Indonesia juga memiliki surga lain yang tidak kalah indah, yaitu pulau Lombok. Pulang yang terletak di daerah Nusa Tenggara ini memiliki puluhan pantai cantik yang masih banyak tidak diketahui banyak orang. Bukan hanya keindahan alamnya saja yang membuat Lombok diminati sebagai destinasi liburan, ragam kuliner Lombok juga sangat menarik untuk dicicipi. Yuk, simak apa saja makanan Lombok yang wajib Anda coba.

Ayam taliwang

Olahan ayam ternyata cukup populer juga di Lombok. Salah satunya yang paling terkenal adalah ayam taliwang. Makanan Lombok ini dimasak dengan beberapa pilihan teknik memasak, yaitu digoreng, dipanggang, atau dibakar. Untuk kelezatan yang lebih, pilihlah ayam kampung sebagai bahan dasar masakan ini. Saat ingin menyantapnya, Anda juga bisa memilih bumbu untuk masakan ini, apakah bumbu pelecingan yang penug dengan cabai merah, garam terasi, dan kemiri, atau bumbu pelalah yang menggunakan santan dan sedikit terasi.

Plecing kangkung

Satu lagi makanan populer Lombok yang penuh dengan cita rasa pedas, yaitu plecing kangkung. Makanan Lombok yang satu ini sangat mudah untuk dibuat. Anda hanya perlu merebus kangkung, lalu buatlah sambal plecing dari racikan tomat rebus, cabai rawit, garam, dan terasi. Meski sama-sama kangkung, kangkung khas Lombok memiliki perbedaan dengan kangkung yang ada di pulau Jawa, lho. Jadi, saat Anda membuatnya sendir di rumah dengan kangkung biasa, mungkin rasanya akan beda.

Ares

Ares merupakan salah satu makanan Lombok berbentuk sayur. Uniknya, bahan utama sayur ini adalah pelepah pisang atau gedebong pisang yang masih muda. Selanjutnya, pelepah ini dimasak dengan santan, sehingga menghasilkan cita rasa makanan yang manis sekaligus gurih. Awalnya, masakan ini merupakan makanan tradisional suku Sasak dan hanya disajikan di dalam acara pernikahan. Namun, seiring perkembangan zaman, kudapan in menjadi populer dan masuk ke dalam daftar makanan yang wajib dicoba saat mengunjungi pulau Lombok.

Sate Rembiga

Umumnya, olahan sate bisa menggunakan daging ayam atau daging kambing, tetapi sate khas Lombok, yaitu sate Rembiga menggunakan daging sapi sebagai bahan utama. Sate ini memiliki perpaduan rasa yang sangat kaya, yaitu rasa gurih, manis, sekaligus pedas secara bersamaan. Makanan Lombok ini bisa dinamakn sebagai Sate Rembiga karena tempat kudapan ini berasal, yaitu dari desa Rembiga yang berada di dekat bekas bandara Selaparang. Bagi Anda yang menyukai olahan daging sapi, mungkin makanan Lombok ini sangat cocok untuk Anda coba saat menyambangi pulau ini.

 

3 Masakan Bali Paling Populer dan Wajib di Coba

Bali menjadi salah satu denstinasi populer, khususnya di Asia Tenggara. Bahkan, banyak warga negara lain yang hobi sekali menyambangi pulau Dewata ini. Bukan hanya keindahan alamnya saja yang mampu menarik para wisatawan lokal maupun luar negeri, masakan Bali pun sukses menjadi daya pikat para wisatawan. ­Bagi para pecinta kuliner, mungkin saat berlibur ke sini Anda bisa mencicipi beragam kudapan khas Bali yang super lezat dan sangat menggoda. Dari sekian banyak makanan yang Anda, berikut beberapa masakan Bali yang harus Anda cicipi.

Ayam betutu

Seperti ajaran agama Hindu pada umumnya, warga lokal Bali yang menganut kepercayaan ini memilih untuk tidak memakan segala macam olahan daging sapi. Oleh sebab itu, makanan berbahan dasar ayam sangat populer di pulau ini. Salah satu olahan masakan Bali yang paling populer ialah ayam betutu. Olahan ayam yang pedas ini membuat setiap orang yang menikmatinya ketagihan untuk mengonsumsinya kembali. Selain rasanya yang super lezat, ayam betutu memiliki proses masak yang unik yaitu dengan memasukan bumbu ke dalam perut ayam kampung. Selanjutnya, ayam dipanggang hingga 24 jam setelah dibungkus daun pisang. Proses masak yang cukup panjang ini membuat rasanya menjadi sangat gurih, lembut, sekaligus pedas.

Sate lilit

Umumnya, untuk membuat sate, maka daging harus ditusuk lalu di bakar. Namun, berbeda dengan sate dari Bali, yaitu sate lilit. Seperti namanya, sate ini dibuat dengan cara dililit ke batang daun serai atau tangkai bambu. Tetapi, daging akan dicincang halus terlebih dahulu dan dicampur dengan ramuan bumbu khas Bali. Daging yang biasanya digunakan untuk membuat sate ini adalah daging ayam, babi, atau ikan. Masakan Bali ini memiliki rasa yang empuk sekaligus gurih. Tidak hanya itu, karena menggunakan batang serai, maka Anda akan mencium bau wangi yang sangat sedap ketika dihidangkan.

Nasi campur Bali

Nah, satu lagi masakan Bali yang paling populer selanjutnya, nasi campur Bali. Bahkan, karena kepopulerannya, masakan ini mulai dipasarkan diluar pulau Bali, khususnya di kota-kota besar Indonesia. di dalam satu piring nasi campur ini, Anda bisa menikmati seluruh makan khas pulau Dewata, karena isinya tidak lain adalah sate lilit, suwiran sayam sisit, urap, lawar ayam, hingga sambal matah. Bahkan, Anda bisa menambahkan ayam betutu sebagai lauknya. Bila Anda yang ingin mencicipi bragam masakan Bali, mungkin Anda bisa memulainya dengan mencicipi nasi campur.

Inilah 4 Rempah Langka Indonesia

Indonesia dikenal sebagai negara yang menghasilkan rempah-rempah terbanyak di dunia. Tanahnya yang subur membuat beragam tanaman mudah tumbuh di tanah ini. Faktor ini lah yang menyebabkan Indonesia menjadi negara agraris. Dari sekian puluh rempah yang bisa di temukan di Indonesia, berikut ini beberapa rempah langka Indonesia yang sulit ditemukan sekaligus memiliki nilai jual yang tinggi. Yuk, segera simak informasinya di sini.

Kemukus

Menjadi salah satu rempah langka Indonesia, Kemukus merupakan tanaman yang berasal dari daerah Jawad an Sumatera. Rempah ini juga memiliki julukan lain, yaitu lada Jawa atau cabe Jawa. Biasanya, tanaman ini digunakan sebagai bumbu masakan Indonesia. Gunanya untuk memperkuat cita rasa masakan agar lebih nikmat sekaligus pedas. Bukan hanya itu, Kemukus juga digunakan sebagai bahan utama farmakope dan sumber minya astrisi.

Kuma-kuma

Bagi Anda yang asing dengan jenis rempah kuma-kuma, mungkin Anda lebih mengenal rempah langka Indonesia ini dengan nama Saffron. Rempah ini umumnya dibudidayakan di sekitar kawasan Asia Barat. Sebenarnya, kuma-kuma merupakan putik bunga tanaman crocus sativus yang dikeringkan. Kadnungan crocin pada rempah yang satu ini akan membuat makanan menjadi warna kuning keemasan yang cantik. Akibat kemampuannya yang unik, rempah langka ini menjadi salah satu yang paling mahal dan paling dicari orang-orang di dunia.

Mesoyi

Tanah Papua dikenal sebagai penghasil mineral terbanyak di Indonesia, salah satunya adalah emas. Tetapi, tidak banyak yang tahu bahwa pulau paling timur Indonesia ini memiliki satu rempah langka Indonesia, yaitu Mesoyi. Rempah ini digunakan secara luas sebagai obat tradisional oleh masyarakat Jaw dan para perempuan Bali. Rempah langka ini digunakan sebagai bahan dasar salep yang berfungsi sebagai penghilang bau tak sedap pada daerah tubuh.

Biji Klabet

Satu lagi rempah langka Indonesia yang populer dan diminati oleh banyak orang, yaitu Biji Klabet. Dari namanya, Anda sudah pasti mengetahui bahwa rempah ini berasal dari benih tanaman. Rempah ini biasanya digunakan sebagai bahan baku obat-obatan, khususnya obat pencernaan seperti maag, sembelit, dan juga radang lambung. Selain sebagai bahan baku obat, rempah ini juga bisa digunakan sebagai salah satu bumbu masakan rendang. Dengan begitu, satu rempah memiliki dua fungsi yang berbeda.

Camilan Manis Nusantara Asal Tanah Sumatera

Tanah Sumatera dikenal sebagai daerah yang menghasilkan orang-orang sukses sekaligus keras. Selain itu, ragam masakannya juga dikenal pedas dan juga penuh dengan bumbu. Meski memiliki banyak makanan pedas, ternyata Sumatera memiliki camilan manis nusantara yang tidak banyak diketahui oleh orang di luar sana. Rasa manis dari camilan khas daerah ini sangat nikmat dan legit saat sampai di lidah Anda. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa daftar yang mungkin bisa Anda cicipi.

Puding labu

Labu mungkin bukan lagi buah yang asing bagi orang Indonesia. Biasanya buah ini diolah dengan cara di goreng, dijadikan sayur, atau bahkan sebagai bahan tambahan untuk membuat kolak. Tetapi, di tangan handal orang Sumatera, labu disulap menjadi camilan manis nusantara yang sangat nikmat, yaitu puding labu. Apa lagi jika Anda tambahkan santan ke dalam adonan puding iin Bagi Anda yang memang hobi mengonsumsi labu, mungkin bisa mengolah buah ini ke dalam bentuk puding sebagai variasi makanan Anda.

Bolu Maksuba

Dari sebagian orang yang menyukai camilan sejenis kue, pasti memasukan bolu ke dalam list kue favorit mereka. Kebetulan sekali, Sumatera juga memiliki jenis olahan bolu yang mungkin bisa menjadi kue favorit Anda yang baru, yaitu bolu maksuba. Bolu ini memiliki bentuk yang sama dengan lapis legit, karena memiliki beberapa lapisan warna yang berbeda. Bedanya, saat Anda mencicipi camilan manis nusantara asal Sumatera ini akan cenderung padat dan terasa lengket dibandingkan bolu pada umumya. Hal ini disebabkan dari penggunaan telur yang cukup banyak sebagai salah satau bahan baku kue ini. Anda bisa menemukan kue ini di beberapa daerah Sumatera, seperti Palembang dan Jambi, khususnya di momen Idul Fitri.

Kue Bangkit

Saat Anda mengunjungi pulau Bangka Belitung, pasti Anda akan menemukan camilan manis nusantara ini. Kue yang proses pembuatannya dibakar ini terbuat dari beberapa rasa berbeda, seperti susu, keju, atau pun rasa jahe. Aslinya, kue bangkit memiliki rasa yang gurih dan manis seperti kue sagon. Bentuk kue ini pun cukup unik, biasanya dibentuk menjadi bunga dan ditaburi wijen di atasnya.

Demikianlah beberapa jenis camilan manis nusantara khas tanah Sumatera yang mungkin bisa Anda cicipi. Tetapi, tetap perhatikan jumlah camilan manis yang Anda konsumsi ini, karena terlalu banyak mengonsumsi makanan manis tidak baik untuk tubuh.