Fungsi Warna Tempat Sampah yang Harus Anda Ketahui

Masalah lingkungan masih menjadi masalah yang Indonesia hadapi. Dalam sehari, Indonesia mampu memproduksi 65 juta ton sampah. Belum ditambah sampah-sampah yang berserakan di jalan. Hal ini membuktikan bahwa masih kurangnya perhatian masyarakat akan kebersihan. Angka ini terus meningkat per tahunnya, sedangkan di Indonesia sendiri kesadaran akan membuang sampah pada tempatnya dan membeda-bedakan sampah sesuai jenisnya masihlah minim. Padahal sudah banyak tempat samah yang di taruh di sepinggir jalan. Dampak negatifnya sudah sangat terasa, antara lain banjir, bau tidak sedap dan penyakit. Hal ini harus dikurangi dengan mengedukasi masyarakat membedakan caranya membuang sampah berdasarkan jenisnya. Simak di bawah ini secara lebih lengkap.

Warna Hijau

Tempat sampah ini selalu berjejeran dengan warna merah dan kuning. Apa bedanya? Jika Anda ingin membuang sampah ke dalamnya, pastikan yang ada buang adalah sampah organik. Apa itu sampah organik? Dan apa saja jenisnya? sampah semacam ini adalah sampah yang mengalami pelapukan dan pada akhirnya bisa dijadikan pupuk kompos. Sampah ini terbuat dari sampah sisa makanan, contohnya buah-buahan, nasi, dan sayur.

Warna Kuning

Yang satu ini kebalikan dari yang diatas. Tempat sampah semacam ini diperuntukan untuk sampah-sampah yang tidak bisa terurai atau membusuk dan butuh waktu lama untuk diuraikan. Antara lain ada plastik, kain, bola lampu, spidol, pulpen, karet, kaleng, alumunium, besi,dll. Semua yang termasuk ke dalam sampah ini adalah bahan-bahan yang tidak ramah bagi lingkungan.

Warna Merah

Tempah sampah yang ini ditujukan untuk bahan-bahan yang berbahaya dan harus dipisahkan dengan bahan-bahan yang lain karena beracun. Antara lain ada obat nyamuk, kaca, beling, pembasmi serangga, wadah deterjen, dan lain-lain yang beracun. Tong sampah satu ini sengaja diciptakan untuk melindungi kesehatan makhluk hidup agar tidak terkena bahaya yang diakibatkan.

Beberapa yang diatas adalah informasi untuk tetap dan lebih waspada dalam menjaga lingkungan sekitar. Untuk lebih lanjut bisa cek di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *