Pentingnya Mengetahui Jenis-jenis Asuransi Kendaraan

asuransi kendaraanSebagai pemilik kendaraan atau pengusaha rental kendaraan, tentunya Anda ingin kendaraan yang dimiliki terhindar dari berbagai macam hal buruk seperti kecelakaan lalu lintas. Apalagi jika Anda adalah pengguna aktif mobil untuk bekerja dan berpergian kemana-mana. Melihat angka kecelakaan yang tinggi di Indonesia, sudah saatnya bagi Anda yang mempunyai kendaraan untuk memproteksi kendaraan tersebut dengan asuransi kendaraan. Asuransi kendaraan adalah asuransi yang membantu bagi Anda pemilik kendaraan agar terlindungi dari berbagai macam kerusakan. Ada beberapa jenis asuransi kendaraan yang Anda patut ketahui. Simak di bawah berikut!

1. Asuransi All Risk

Sesuai dengan namanya, asuransi kendaraan ini menanggung semua jenis risiko yang terjadi pada kendaraan yang Anda asuransikan seperti hilang, kecelakaan, tergores dan semacamnya. Premi yang harus dibayar memang lebih mahal tetapi karena sudah mencakup semuanya hal ini menjadi suatu yang wajar. Karena harganya yang lumayan penggunaan asuransi ini juga bisa diperluas. Seperti untuk memproteksi kendaraan jika terjadi huru-hara atau penambahan aksesoris. Asuransi semacam ini sangat cocok untuk kendaraan dapat selalu digunakan setiap harinya. Misal kendaraan pribadi atau kendaraan umum seperti untuk mengangkut penumpang karena risiko di jalan lebih besar. Lamanya pertanggungan yang diterima adalah 8 tahun sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

2. Total Lost Only

Asuransi yang satu ini mempunyai harga premi yang lebih murah. Kenapa? Karena Anda hanya bisa mengajukan klaim jika kerusakan yang diterima adalah 75%. 75% tersebut diambil dari perkiraan kerusakan mobil karena jika mobil sudah rusak 75% maka tidak dapat bisa untuk digunakan lagi atau jika mobil hilang atau dirampas secara paksa. Karena tidak secara menyuluruh juga pertanggungannya maka harga premi di bawah harga asuransi kendaraan jenis all risk. Maksimal dari lamanya pertanggungan adalah 15 tahun.

3. Asuransi Kombinasi

Yang dimaksud dengan asuransi ini adalah gabungan antara dua tipe asuransi kendaraan di atas. Semua risiko kerusakan besar dan kecil ditanggung oleh asuransi. Teknis sistem asuransinya tergantung dari pertanggungan dari yang perusahaan berikan. Contohnya, satu tahun pertama menggunakan All risk dan tahun berikutnya menggunakan TLO begitu juga sebaliknya. Jadi, asuransi ditanggung ke dalam dua jenis asuransi tetapi dengan jangka waktu yang sudah ditentukan.